| pantai timur |
setelah selesai akhirnya kami kembali ke hotel untuk mandi dan siap2 ke cukang taneuh atau yang terkenal dengan green canyon. waktu di hotel kami sempat bercengkrama dengan pemilik dan pengurus tempat kami menginap mereka menceritakan keadaan di pangandaran, jalan menuju ke green canyon dan ramainya green canyon, sama si pemilik hotel kami disuruh langsung berangkat atau berangkat pagi takut kalo rame tiketnya habis dan antrinya lumayan lama. langsung mandi cepet+berangkat, bener saja kala itu saya lewat jalan cijulang yang sebagian jalan tersebut hancur
setelah melalu jalan di cijulang kami sampailah di green canyon tak disangka kami disana di BB oleh teman yang katanya juga lagi dipangandaran kami akhirnya janjian bertemu disana. tiket untuk di green canyon tersebut untuk naik masuk ke green canyon 150.000/kapal max untuk 6 orang jadi bisa patungan untuk melihat green canyon disni ingin berenang??bisa tetapi harus membayar 100.000/30 menit untuk kapal tersebut menanti kita yang sedang berenang apabila cuma melihat2 saja disini gratis cuma bayar parkir saja sebesar 2000/motor. dan akhirnya kita beli tiket dan mendapat antrian nomer 273 saat itu kami datang sekitar jam 8 pagi dan jangan heran yang udah nunggu banyak banget.setelah nunggu sekitar 2 jam lebih menunggu giliran kita masuk ke menyusuri ke green canyon tapi 2 jam lebih itu tidak terasa lama karena kita bertemu teman yang lama menghilang karena kerja di salah satu bank pemerintah milik provinsi DIY, ya Fauzi teman kami itu
setelah menyusuri green canyon selama kurang lebih 45 menit kami kembali ke dermaga kapal dan saya berpamitan kepada fauzi yang juga akan berkumpul bersama teman-temannya. balik dari green canyon kita menyempatkan diri untuk mengambil uang di daerah cijulang karena kita akan snorkling di pantai timur dan tidak disangka ternyata bertemu dengan teman kantor teman saya di tempatnya kerja. berbicara banyak dan pada saat itu memang tiket untuk naik kapal dan menyusuri green canyon sudah ditutup. akhirnya teman kami tersebut melanjutkan perjalanan ke batu karas dan kami ke pantai batu hiu.
setelah dari Pantai batu Hiu kami balik ke penginapan untuk beristrirahat dan meluruskan pinggang yang rasanya pegal,,,kami merencanakan untuk mencoba bersnorkling di pantai timur untuk per paketnya 150.000/orang itu sudah termasuk kapal+guide dan alat-alat snorkling serta mampir di gua (lupa namanya) dan di pantai pasir putih.
| Batu Layar |
setelah puas bersnorkling kami akhirnya diajak ke gua tersebut di sini kami harus mengeluarkan uang 10.000/orang untuk sewa senter+guide untuk masuk kegua tersebut, disni banyak cerita tetang stalaknit yang berbentuk gajah, berbentuk kelamin manusia dan batu yang buat mak lampir yang dikasih air itu apa sih namanya lupa.hehehe
| batu gajah |
| stalaknit yang mirip kelamin |
| MAK LAMPIR |
setelah puas memasuki gua yang panjangnya kurang lebih 100m kami pun sudah di ujung gua ternyata di gua ini juga ada petilasan sunan Gunung Jati, jadi disini tidak ada jasadnya atau disebut maqom.
akhirnya kami jalan kaki ke area pantai pasir putih dari gua ini sangat dekat sekali apabila kita menuju jalan pantai pasir putih disni kami melintasi hutan yang sangat asri dan masih hijau yang terjaga alamnya sehingga banyak kera yang berkeliaran serta kijang yang mencari makan.
setelah puas dengan jalan-jalan di pantai pasir putih kami kembali ke dermaga laut dan ke hotel untuk bersih-bersih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar